Senin, 27 Juni 2016

Ilmu Budaya Dasar

I.  Manusia dan Penderitaan
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “risiko” hidup. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagi langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan darinya. Untuk itu pada umumnya manusia telah diberikan tanda atau wangsit sebelumnya, hanya saja mampukah manusia menangkap atau tanggap terhadap peringatan yang diberikannya.? tanda atau wangsit demikian dapat berupa mimpi sebagai pemunculan rasa tidak sadar dari manusia waktu tidur, atau menegetahui melalui membaca koran tentang terjadinya penderitaan.
Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku-liku kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya? Penderitaan fisik yang dialami manusia tentulah diatasi secara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya. Sedangkan penderitaan psikis, penyembuhannya terletak pada kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya. Para ahli lebih banyak membantu saja. Sekali semuanya “resiko” karena seseorang mau hidup. Sehingga enak atau tidak enak, bahagia, atau sengsara, merupakan dua sisi atau masalah yang wajib diatasi.
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani.
Kebimbangan dialami oleh seorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. Misalnya pada suatu saat apakah seseorang yang bimbang itu pergi atau tidak, siapakah dari kawanya yang akan dijadikan pacar tetapnya. Akibat dari kebimbangan seseorang berada dalam keadaan yang tidak menentu, sehingga ia merasa tersiksa dalam hidupnya saat itu. Bagi orang lemah berpikirnya, masalah kebimbangan akan lama dialami, sehingga siksaan itu berkepanjangan. Tetapi bagi orang yang kuat berpikirnya ia akan cepat mengambil suatu keputusan, sehingga kebimbangan akan cepat diatasi. Kesepian dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai. Kesepian ini tidak boleh dicampur adukkan dengan keadaan sepi. Tempat mereka memang sepi tetapi hati mereka tidak sepi. Kesepian juga merupakan salah satu wujud dari siksaan yang dapat dialami oleh seseorang.
Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar – besarkan yang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia. Banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan, antara lain :

  1. Claustrophobia dan Agoraphobia yaitu Claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup. Agoraphobia adalah ketakutan yang disebabkan seseorang berada di tempat terbuka.
  2. Gamang yaitu ketakutan bila seseorang di tempat yang tinggi. Hal itu disebabkan, karena ia takut akibat berada di tempat yang tinggi. Misalnya seseorang harus melewati jembatan yang sempit, sedangkan dibawahnya air yang mengalir, atau seseorang takut meniti dinding di bawahnya.
  3. Kegagalan yaitu ketakutan dari seseorang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan. Seseorang yang patah hati tidak mudah untuk bercinta kembali, karena takut dalam percintaan berikutnya juga akan terjadi kegagalan, trauma yang pernah dialaminya telah menjadikan dirinya ketakutan kalau sampai terulang lagi.
  4. Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
Gejala – gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :

  • Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
  • Nampak pada kejiwaanya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Tahap – tahap gangguan kejiwaan adalah :

  1. Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala – gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohaninnya.
  2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif, yaitu mundur atau lari, sehingga cara bertahan dirinya salah, pada orang tidak menderita ganguan kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dari persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan.

Sebab – sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :

  1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna, hal – hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri yang secara berangsur – angsur akan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
  2. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial, over acting sebagai overcompensatie.
  3. Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah jadi bubur”, Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup. Sikap positif itu adalah hanya bagian dari kehidupan.
  4. Sikap positif biasannya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri, anti kekerasan, ia berjuang menentang kekerasan, dan lain-lain. Apabila sikap negatif dan positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilainnya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang susah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan. 

II.     Manusia Dan Keadilan
Manusia dan Keadilan Keadilan Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Jika kita mengakui adanya hak hidup kita maka kita juga harus mempertahankan hak hidup kita dengan bekerja keras tetapi tanpa merugikan orang lain karena orang lain pun mempunyai hak hidup yang sama seperti kita

Contohnya:
Seorang karyawan yang  menuntut hak kenaikan upah tetapi tidak meingkatkan hasil kerjanya, perbuatan ini tentu disebut memeras. Sebaliknya pula jika seorang majikan yang terus menerus menggunakan tenaga orang lain tanpa memperhatikan kenaikan upah dan kesejahteraan nya perbuatan ini menjurus pada perbudakan orang lain atau pegawainya Karena itu, jika kita ingin mendapatkan keadilan maka kita harus menaikkan prestasi kerja kita apabila ingin kenaikan gaji dan juga jika kita menjadi majikan, kita harus mempertimbangkan hasil kerja dengan upah yang mereka terima.
  1. Keadilan dan ketidakadilanMasalah keadilan bukan hanya konsumsi masyarakat kita melainkan lebih luas dari itu.  Keadilan bisa disebut bersifat universal artinya sudah diperjuangkan cukup lama dalam sejarah manusia dimanapun juga. Sedangkan keadilan dalam masyarakat seringkali dibiarkan begitu saja oleh masyarakat yang bersangkutan. Banyak teori yang membuktikan bahwa sudah banyak terjadi ketidakadilan baik di bidang ekonomi, sosial maupun politik. 
  2. Kejujuran Jujur berarti apa yang dikatakannya sesuai dengan hati nuraninya. Jujur juga berarti menepati janji atau kata yang diucapkannya. Jika seseorang tidak menepati janjinya maka ia sudah mendustai dirinya sendiri dan kebohongannya disaksikan orang lain. banyak hal yang membuat orang tidak jujur misalnya karena tidak rela, dipengaruhi lingkungan, atau terpaksa karena ingin popular.
  3. KecuranganCurang identic dengan ketidakjujuran. Curang artinya apa yang dikatakannya tidak sesuai dengan hati nuraninya. Curang menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, dan suka mengumpulkan harta berlebihan supaya dianggap yang paling hebat, kaya dan suka apabila orang disekelilingnya hidup menderita. Orang seperti ini biasanya tidak senang apabila ada orang yang melebihi kekayaannya. Padahal agama tidak membenarkan orang mengumpulkan harta sebanyakbanyaknye dengan jalan curang.  
  4. Pemulihan Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Setiap orang menjaga dengan hati hati supaya namanya tetap baik apalagi jika ia menjadi teladan bagi orang lain atau tetangga di sekitarnya, sudah pasti itu menjadi kebanggan tersendiri baginya yang tak ternilai harganya. Banyak cara untuk memulihkan nama baik misalnya meminta maaf, bersikap ramah, sopan dan suka menolong dengan penuh kasih dan sayang tanpa pamrih. 
  5. Pembalasan merupakan reaksi yang terjadi terhadap perbuatan orang lain. misalnya si A memberi mkan si B di lain waktu si B memberi makan sia A. ini merupakan pembalasan serupa. Ada pula pembalasan yang negative misalnya si A memukul si B dan si B membalas pukulna si A. Pembalasan adalah hasil dari pergaulan. Jika pergaulan bersifat bersahabat maka akan dibalas bersahabat dan juga jika pergaulan bersifat saling curiga maka akan dibalas saling curiga juga. Bukan hanya manusia, Tuhan pun membalaskan setimpal dengan apa yang kita perbuat kepadaNya.

III.    Manusia dan Harapan 

Dalam jagad raya ini telah diciptakan makhluk yang dihadiahkan sebuah alat berpikir. Alat tersebut dapat digunakan sebagai proses berkembangnya untuk menciptakan nilai kehidupan yang lebih baik. Namun, makhluk tersebut telah mengubah harapan yang dicita-citakan alam ini. Entah itu adalah kenyataan atau memang sebuah jalan yang harus ditempuh untuk mencapai kebenaran hingga semua hal dilakukan untuk mencapainya.
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan berarti manusia itu mati dalam hidup maksudnya disini adalah seperti apapun macam manusia pasti memiliki yang disebut harapan karena harapan itu merupakan suatu keinginan atau cita-cita yang ingin dicapai dalam kehidupan manusia itu sendiri.Mendegar kata harapan pasti yang terlintas di benak adalah angan-angan, cita-cita, keinginan.


Harapan manusia pastilah tidak terbatas karena pada kodratnya manusia adalah makhluk yang tidak akan pernah puas terhadap sesuatu yang telah dicapainya . Harapan yang kita inginkan dapat terwujud apabila dalam melakukan harapan itu kita berusaha dengan keras karena setinggi apapun harapan kita apabila tidak diiringi dengan usaha maka akan sia-sia semua harapan kita dan disamping usaha yang kita lakukan harus diimbangi dengan doa kepada Tuhan yang maha esa karena dengan percaya kepada tuhan akan harapan kita kita juga telah percaya pada diri sendiri untuk berhasil meraih harapan tersebut.Manusia adalah makhluk berakal budi dan memiliki etika dalam hidupnya. Sebagai makhluk sosial dan memiliki hati nurani, kita mampu membangun sebuah nilai yang membuat manusia itu mampu bertahan setelah beribu-ribu abad ini tinggal di bumi. Namun kesalahan bukanlah apa yang harus kita hindari, karena semua ada bayarannya.

Dosa manusia adalah harga yang harus dibayar karena kita lemah dalam menentukan sikap :
  • Greed(keserakahan), 
  • Envy (iri hati), 
  • Sloth (kemalasan), 
  • Pride (harga diri), 
  • Wrath (kemarahan), 
  • Gluttony(kerakusan),  
  • Lust (nafsu) adalah bagaimana manusia melambangkan kerusakan.
Akal dan nuranilah yang menjadi dasar manusia membentuk tujuh dosa tersebut. Tanpa disadari, kita sebagai mahkluk telah terjerumus dalam kemunafikan yang memakan waktu dengan rakusnya. Apa yang sudah kita lakukan?

Dalam roda kehidupan kita mengenal antara kesenangan ketika di atas dan kesedihan ketika di bawah. Dalam hal ini manusia selalu menunjukkan rasa ketidakpuasannya terhadap apa yang ia hadapi. Transisi kehidupan pun digambarkan dengan roda yang selalu berputar mengikuti arahnya.
Masa kejayaan dan masa keterpurukan membuktikan bahwa dalam kehidupan tidak ada yang bersifat statis. Ini harus menjadi kajian refleksi untuk kita semua sebagai insan yang memiliki nilai dalam kehidupannya.

Berbagai aktivitas dijalani oleh manusia yang mengatasnamakan homo socius, sebagai manusia yang mengejar harapan bahwa nilai-nilai sosial dan nilai-nilai agama sebagai modal ikatan yang dipegang oleh penganutnya.

Manusia tidak mungkin dapat memenuhi kemanusiaannya dengan baik tanpa berada di tengah sesamanya. Identitas yang mulai merangkap untuk menjadi seorang insan kamil yang memiliki landasan moral dan beretikakan sebuah semangat bahwa hari yang akan datang adalah cahaya bagi mereka dalam menggapai masa depannya.

Namun, sudah dipastikan mimpi yang indah itu masih menjadi sebuah angan yang harus diiris sedikit demi sedikit agar habislah angan itu menjadi isi dari buah kenyataan tersebut. Apa yang kita rasakan adalah kekhawatiran dengan apa yang saat ini sedang kita jalani.

Artinya, bahwa memiliki rasa puas adalah hal yang salah, karena kepuasaan hanya akan menjadikan kita sebagai manusia yang stagnan dan tak mampu lagi berkembang. Maka sebagai manusia, kita harus senantiasa berharap, sebab apalah arti perjuangan bila segala keinginan manusia selalu terealisasi sesuai yang mereka pikirkan.

Pada Akhirnya, sistem dan realitas kehidupan selalu bertentangan dengan ekosistem yang manusia jalani, yang mana di dalamnya tusuk-menusuk adalah hal lumrah sebuah harapan besar di mana kita bisa mengangkat kepala bersama dan membantah itu semua. Kehidupan yang damai nan indah adalah impian bagi siapapun dan acuan bagi kita semua untuk menananamkanya di dalam hal kosong yang bernama harapan.

Dalam upaya merealisasikan harapan, maka terbentuklah istilah “doa”. Doa merupakan ruang untuk memanifestasikan harapan manusia. Doa merupakan tindakan akhir yang bisa kita lakukan atas semua usaha yang sudah kita lakukan melalui praktik spiritual antara manusia (hamba) dengan Tuhannya meminta dan memohon kepada Tuhan agar selalu membimbing dan menguatkan apa yang sudah kita azamkan, itulah doa. Sebab Tuhanlah yang akan menentukan atau menetapkan apa yang manusia harapkan melalui jalan dan kehendak-Nya.


Sumber :
 Buku Ilmu Budaya Dasar Universitas Gunadarma
http://pasulukanlokagandasasmita.com/manusia-dan-penderitaan/
http://www.kompasiana.com/artaulisimamora/manusia-dan-keadilan_563b79b19fafbdeb0bacec9a

Senin, 06 Juni 2016



Tugas kelompok ilmu budaya dasar
Kelas 1IC07
Nama anggota :
Ilham adi sampurno
Geri posabuana
M. Robby
M. Firdaus
Fajar maulana
Mas jepat rahmat hidayat
Teddy halim
Aisteru algofiqih
ADAT PADANG
A.    Unsur2 budaya yang terdapat dari adat padang?
B.    Tradisi Pernikahan :
1.     Mengapa singgasana pengantin dibuat untuk bersila dan bersimpuh?
2.     Apa arti dari sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas?
3.     Apa arti dari simbol tari gelombang, pepatah petitih dan tari persembahan?
4.     Apa arti dari ritual Sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun?
5.     Kedua pasangan disuguhi ketan berwarna warni, apa arti dari ketan yang dipilih?
C.    Tahapan2 upacara pernikahannya?

Jawab
a.      Sistem kesenian :    -   Seni bangunan, Seni tarian
Sistem bahasa
Sistem peralatan hidup : - rumah adat sumatra, makanan khas, senjata khas sumatra
b.     1. Pelaminan khas minang ala Lubuk Jantan bertaburkan kain bersulamkan benang emas dengan warna yang mendominasi hitam, warna yang mewakili kalangan datuk. Singgasana pengantin di buat untuk bersila dan bersimpuh, dan bukan duduk di kursi yang melambangkan bahwa semua orang sederajat.
2. Terdapat sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin dari kalangan bangsawan. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam benang emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.
3. Tari Galombang adalah suatu jenis tarian yang dimainkan labiah untuk upacara dalam tradisi adat maupun majelis perkawinan daripada parmainan atau pertunjukan biasa. Pada tarian itu dimainkan oleh sekitar puluhan laki-laki yang terbagi dua kelompok, dimana masing-masing kelompok itu seakan-akan merupakan rombongan pengawal. Jika rombongan tamu utama maupun tuan rumah yang mengadakan penjamuan tiba akan didahului diiringi penari gelombang itu, yang melangkah bagaikan pemain silat. Setiap membuat langkah maju, penari itu bertepuk tangan, sehingga gerakan penari itu kadang menyerupai dua pasukan yang akan berperang.
4. Sang marapulai atau mempelai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun selain marapulai. Ritual ini menandakan mempelai membangun keluarga baru yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai didudukan diatas pelaminan.

5. Pasangan di suguhi makanan ketan berwarna warni yang berada dihadapan marapulai dan anak daro. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, yang memiliki arti perannya sebagai pelindung dan kepala keluarga sedangkan anak daro memilih ketan putih yang berarti bahwa sebelumnya anak daro belum pernah menikah. Dalam adat Minang tidak ada acara saling menyuapi, mempelai masing-masing mengambil sendiri hidangan pilihannya.
c.  
  1. Terdapat sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin dari kalangan bangsawan. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam benang emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.
  2. Dalam prosesi pernikahan adat minang khas Lubuk Jantan ini dikisahkan bahwa pengantin pria telah melakukan ijab Kabul pada hari jum’at setelah sholat Jum’at di Mesjid. Seperti umumnya pernikahan dengan cara Islam, anak daro saat itu belum bertemu dengan marapulai.Setelah Ijab Kabul selesai di Mesjid, Marapulai diantar oleh orang tua dan keluarga mendatangi anak daro dirumahnya. Kedatangan marapulai dirumah anak daro ini disambut dengan tari gelombang, pepatah petitih dan tari persembahan yang semua menandakan bahwa marapulai diterima oleh keluarga anak daro.
  3. Prosesi pernikahan adat Minang khas Lubuk Jantan ini kemudian dilanjutkan dengan mencuci kaki yang dilaksanakan oleh ibu anak daro, ritual ini menandakan bahwa marapulai diterima dengan iklas lahir batin oleh keluarga anak daro. Bila ada perselisihan dan pertengkaran antara kedua keluarga tersebut, selesai sampai di situ saja dan kini kedua keluarga sudah menyatu.
  4. Kemudian sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun selain marapulai. Ritual ini menandakan mempelai membangun keluarga baru yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai didudukan diatas pelaminan.
  5. Setelah itu pasangan tersebut di suguhi makanan ketan berwarna warni yang berada dihadapan marapulai dan anak daro. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, yang memiliki arti perannya sebagai pelindung dan kepala keluarga sedangkan anak daro memilih ketan putih yang berarti bahwa sebelumnya anak daro belum pernah menikah. Dalam adat Minang tidak ada acara saling menyuapi, mempelai masing-masing mengambil sendiri hidangan pilihannya.
  6. Para undangan yang hadir disuguhi hiburan berupa tari piring dan dijamu dengan makanan khas Minangkabau. Dibagian samping kiri dan kanan pelaminan di gelar sepra (kain putih) tempat menjamu para undangan. Jamuan berupa kue dan makanan tradisional Minangkabau seperti lamang, tapai, lapek krucut, kolak diisikan pada piring-piring kecil. Dan terdapat cirano yang berisi makanan, merupakan persembahan bagi datuk desa lain,
DOKUMENTASI







                                                       

Kamis, 02 Juni 2016

Hasil wawancara dari narasumber

ADAT PADANG
    A.    Unsur2 budaya yang terdapat dari adat padang?
    B.     Tradisi Pernikahan :
    1.      Mengapa singgasana pengantin dibuat untuk bersila dan bersimpuh?
    2.       Apa arti dari sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan              berjumlah sebelas?
    3.      Apa arti dari simbol tari gelombang, pepatah petitih dan tari persembahan?
    4.      Apa arti dari ritual Sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak      boleh diinjak oleh siapapun?
    5.      Kedua pasangan disuguhi ketan berwarna warni, apa arti dari ketan yang dipilih?
    C.     Tahapan2 upacara pernikahannya?

Jawab
   a.       Sistem kesenian :    -     Seni bangunan, Seni tarian
     Sistem bahasa
Sistem peralatan hidup : - rumah adat sumatra, makanan khas, senjata khas sumatra

  b. 
     1. Pelaminan khas minang ala Lubuk Jantan bertaburkan kain bersulamkan benang emas dengan warna yang mendominasi hitam, warna yang mewakili kalangan datuk. Singgasana pengantin di buat untuk bersila dan bersimpuh, dan bukan duduk di kursi yang melambangkan bahwa semua orang sederajat.
2. Terdapat sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin dari kalangan bangsawan. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam benang emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.
3. Tari Galombang adalah suatu jenis tarian yang dimainkan labiah untuk upacara dalam tradisi adat maupun majelis perkawinan daripada parmainan atau pertunjukan biasa. Pada tarian itu dimainkan oleh sekitar puluhan laki-laki yang terbagi dua kelompok, dimana masing-masing kelompok itu seakan-akan merupakan rombongan pengawal. Jika rombongan tamu utama maupun tuan rumah yang mengadakan penjamuan tiba akan didahului diiringi penari gelombang itu, yang melangkah bagaikan pemain silat. Setiap membuat langkah maju, penari itu bertepuk tangan, sehingga gerakan penari itu kadang menyerupai dua pasukan yang akan berperang.
4. Sang marapulai atau mempelai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun selain marapulai. Ritual ini menandakan mempelai membangun keluarga baru yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai didudukan diatas pelaminan.

5. Pasangan di suguhi makanan ketan berwarna warni yang berada dihadapan marapulai dan anak daro. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, yang memiliki arti perannya sebagai pelindung dan kepala keluarga sedangkan anak daro memilih ketan putih yang berarti bahwa sebelumnya anak daro belum pernah menikah. Dalam adat Minang tidak ada acara saling menyuapi, mempelai masing-masing mengambil sendiri hidangan pilihannya.
c.  
  1. Terdapat sepasang setajuak yang ditaruh didepan pelaminan disebelah kiri dan kanan dan berjumlah sebelas yang menandakan asal keluarga pengantin dari kalangan bangsawan. Kaki setajuak adalah ketan kuning dan satu lagi berisi sirih, kapur dan pinang dibungkus saputangan bersulam benang emas. Juga terdapat sepasang jamba gadang yang di tutup saputangan bersulam emas. Salah satu jamba gadang tersebut berisi ketan kuning, ketan putih, ketam hitam dan paniaram. Sedangkan yang lain berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.
  2. Dalam prosesi pernikahan adat minang khas Lubuk Jantan ini dikisahkan bahwa pengantin pria telah melakukan ijab Kabul pada hari jum’at setelah sholat Jum’at di Mesjid. Seperti umumnya pernikahan dengan cara Islam, anak daro saat itu belum bertemu dengan marapulai.Setelah Ijab Kabul selesai di Mesjid, Marapulai diantar oleh orang tua dan keluarga mendatangi anak daro dirumahnya. Kedatangan marapulai dirumah anak daro ini disambut dengan tari gelombang, pepatah petitih dan tari persembahan yang semua menandakan bahwa marapulai diterima oleh keluarga anak daro.
  3. Prosesi pernikahan adat Minang khas Lubuk Jantan ini kemudian dilanjutkan dengan mencuci kaki yang dilaksanakan oleh ibu anak daro, ritual ini menandakan bahwa marapulai diterima dengan iklas lahir batin oleh keluarga anak daro. Bila ada perselisihan dan pertengkaran antara kedua keluarga tersebut, selesai sampai di situ saja dan kini kedua keluarga sudah menyatu.
  4. Kemudian sang marapulai berjalan diatas kain putih yang langsung digulung karena tidak boleh diinjak oleh siapapun selain marapulai. Ritual ini menandakan mempelai membangun keluarga baru yang Insya allah tidak akan diganggu oleh siapapun. Kemudian kedua mempelai didudukan diatas pelaminan.
  5. Setelah itu pasangan tersebut di suguhi makanan ketan berwarna warni yang berada dihadapan marapulai dan anak daro. Masing-masing memilih ketan tersebut. Ternyata sang marapulai memilih ketan hitam, yang memiliki arti perannya sebagai pelindung dan kepala keluarga sedangkan anak daro memilih ketan putih yang berarti bahwa sebelumnya anak daro belum pernah menikah. Dalam adat Minang tidak ada acara saling menyuapi, mempelai masing-masing mengambil sendiri hidangan pilihannya.
  6. Para undangan yang hadir disuguhi hiburan berupa tari piring dan dijamu dengan makanan khas Minangkabau. Dibagian samping kiri dan kanan pelaminan di gelar sepra (kain putih) tempat menjamu para undangan. Jamuan berupa kue dan makanan tradisional Minangkabau seperti lamang, tapai, lapek krucut, kolak diisikan pada piring-piring kecil. Dan terdapat cirano yang berisi makanan, merupakan persembahan bagi datuk desa lain,

Senin, 30 Mei 2016

Cerpen


Cinta pertama dan terakhir



"rio .. turun nak" teriak bunda dari ruang tamu.

"ada apa sih bun ??" teriak rio dari dalam kamar.

"udah kamu buruan kesinii" jawab bunda.

Rio pun keluar kamar dengan malas-malasan, "kenapa sih bun ?? Rio tuh ca..." kata-kata rio terputus ketika melihat seorang gadis cantik tengah duduk di sofa. Saat dia melihat rio, dia melemparkan senyum yang sudah lama tak ku lihat. Seketika itu rasa cape rio hilang. Rio tersenyum.

"Ify??" kata rio tak percaya saat melihat seorang yang sangat rio sayangi. Seorang yang telah ditunggu rio selama 3tahun.

Cinta pertama rio.

"hy yo" sapa gadis itu yang ternyata bernama Ify

"bunda tinggal dulu ya Ify" kata bunda lalu pergi meninggalkan rio & ify.

Rio berlari menuju arah ify lalu memeluknya.

"Ifffyyyy kapan kamu pulang?? aku kangeeen banget sama kamu" 3 tahun lalu Ify pergi ke singapura untuk berobat tapi rio juga tak tau apa penyakitnya.

"aduh..sakit yo" rintih ify kesakitan karena pelukan rio yang kencang,

"eh sorry fy, abisnya aku kangen banget sama kamu" kata rio sambil tersenyum memandang wajah ify.

"haha biasa aja kali yo, gue tau kalo aku tuh ngangenin" kata ify sambil tertawa lepas.

"ih dasar .." kata rio sambil mengacak acak rambutnya

keesokan harinya...

Rio mengajak ify pergi ke taman, tempat favorit mereka dulu.

"aku gak nyangka kamu akan bawa aku kesini lagi" kata ify.

"emang kenapa ?? kamu gak suka aku bawa ke sini??" tanya rio penuh curiga.

"eh bukan gitu, aku seneng kok, seneng banget malah" kata ify sambil tersenyum manis.

'apa aku bisa terus sama kamu ? apa aku bisa terus liat senyum kamu itu fy?” batin rio.

Rio memegang tangan ify dan rio bisa melihat raut wajahnya yang berubah menjadi kaget, perlahan wajahnya mulai memerah. Rio tersenyum kecil.

"3 tahun aku nunggu fy, dan aku pengen ngomong sesuatu sama kamu sebelum semua terlambat" rio melihat raut keheranan di wajah ify, orang yang rio sayang.

"ngomong apaan ??" tanya ify penasaran. Rio tersenyum lembut pada ify dan tetap memegang erat tangan ify.

"apa kamu tau perasaan aku selama ini ke kamu??"

Ify  menatapku tak mengerti. Rio pun melanjutkan perkataannya " aku sayang sama kamu ify, sayang banget..apa kamu gak sadar ?? apa sikap aku selama ini belom bisa nunjukin bahwa aku sayang sama kamu ??" kata rio mengungkapkan perasaannya pada ify. Ify semakin tak mengerti

"kamu nembak aku ??" tanya ify penuh rasa heran. Rio tersenyum untuk menjawab pertanyaannya yang berarti 'iya'

"hmm..aku pikir pikir dulu boleh ga ??" tanya ify.

"boleh, tapi jangan lama lama ya, ntar aku keburu pergi" kata rio.

"pergi ?? kamu mau kemanaa ?? mau pindah ??" tanya ify dengan raut wajah sedih.

"bukan .. udah kamu gak perlu tau. pokoknya aku tunggu jawaban dari kamu" kata rio menjelaskan.

Suasana menjadi sepi beberapa saat dan tiba tiba hp ify berbunyi yang membuyarkan suasana sepi.

"halo ??" ify mengangkat telfonnya "yah, ntar dulu deh maa .... ih iyadeh aku pulang sekarang" ify menutup telfonnya.

Sambil mendesah kecil ify berkata "huh..anterin aku pulang yo" rio menatapnya heran.

"hoh kenapa ?? baru juga bentar" tanya rio pada ify.

"tapi aku disuruh pulang" kata ify dengan wajah cemberut

"oohh..iyadeh aku anter. tapi jangan lupa sama jawaban kamu ya" kata rio mengingatkan ify.

"siap bos" kata ify sambil tertawa lepas.

'apa aku bisa ninggalin kamu fy ?? apa aku bisa liat kamu sedih kalo aku ninggalin kamu nanti ??' batin rio.

Rio menggandeng tangan ify menuju motornya dan mengantar ify pulang.


Rio gelisah, sudah seminggu tak ada kabar dari ify. Seminggu setelah hari dimana rio menyatakan cinta padanya. Apa dia lupa sama rio ?? Atau dia kembali lagi ke singapura ?? Lalu bagaimana dengan jawaban dari pertanyaan rio ??

Tiba tiba kepala rio terasa pusing, darah segar menetes dari hidungnya. 'Oh Tuhan mengapa penyakitku semakin parah sajaa..' batin rio.

Rio membuka lagi map merah pemberian dokter tadi siang. Kangker otak stadium akhir. Rio melap hidungnya dengan tangan, lalu mengambil motor dan segera melaju kerumah ify.

Setelah rio sampai, rio melihat ramai sekali rumahnya. Rio turun dan mulai melangkah menuju halaman rumah ify. 'kenapa semua menangis ?? ada apa ini' pikir rio.

Saat rio memasuki rumah ify, betapa kagetnya rio melihat sosok seorang yang rio sayangi terbaring lemas tak bernyawa. Air mata rio pun mengalir membasahi pipinya.

"Iffyyyyyyy..."tangis rio pecah, rio tak bisa menahan air matanya lagi. Rio terpukul, rio tak bisa menerima kenyataan.

Dari dalam rio melihat acha, adik ify keluar menghampiri rio. Dia memberikan surat pada rio. Segera rio membuka surat itu, apa isi surat itu.

Dear rio,

Maafin aku ya, aku harus pergi ninggalin kamu. Maaf selama ini aku ga cerita tentang penyakit aku ke kamu, aku cuma ga pengen liat kamu sedih. Maaf aku ga bisa habiskan saat terakhir aku sama kamu, aku yakin kamu bisa tanpa aku.

Kamu mau tau ga jawaban aku ?? aku mau yo, aku juga sayang sama kamu. Udah lama aku nunggu kamu nyatain cinta ke aku. Tapi kenapa baru sekarang ??

Aku sayang sama kamu yo, tetep senyum ya pangeranku ..

I lovo u
byee ...

Tangis rio semakin kencang, rio berlari menuju jasad ify yang tergeletak lemas. Rio mengguncangkan tubuh ify, berharap ify bangun dan memeluk rio "Ifyy,, bangun fyy, bangunnn"

Tak lama kemudian rio merasakan pusing yang teramat sangat, rio merasakan hidungnya dialiri oleh darah segar. Matanya perlahan tak dapat melihat apa apa dan kemudian gelap.

Rio melihat ify tersenyum padanya mengajak rio menuju suatu keabadian. Rio memegang tangannya, rio ikut dengan ify menuju surga.

Ify lah cinta pertama dan terakhir Rio. Cinta yg abadi.

Rabu, 20 April 2016

Manusia dan Kebudayaan

Nama         : Aisteru Algofiqih
Kelas          : 1IC07
NPM           : 20415388

Manusia dan Kebudayaan

1.         Pengertian
a.         Manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan. Manusia diciptakan bukan karena sembarang alasan. Melainkan, karena ia dipercaya untuk menjadi pemimpin bagi makhluk lain di bumi ini. Sebagaimana firman Tuhan kepada para malaikat ketika akan menciptakan Adam, ''Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi'' (Qs. Al-Baqarah:30).
Dari firman lain, “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Qs. Al-Dzariyyat: 56) Ayat di atas menunjukkan bahwa tujuan dari penciptaan manusia adalah untuk ibadah dan penghambaan Tuhan, yaitu manusia harus menyerahkan dirinya untuk melakukan penghambaan kepada Tuhan dan tidak menundukkan kepalanya kecuali di hadapan-Nya.

Manusia terdiri atas dua substansi yaitu :

1) Substansi jasmani, yaitu Jasad. Adalah substansi manusia yang terdiri atas struktur organisme fisik. Organisme fisik manusia lebih sempurna di banding dengan organisme fisik makhluk-makhluk lain.

2) Substansi rohani, yaitu, Ruh. Merupakan substansi psikis manusia yang menjadi esensi kehidupannya. Ruh yang menjadi pembeda antara esensi manusia dengan esensi makhluk lain.

Manusia adalah mahluk yang kompleks. Kita merupakan paduan antara makhluk material dan makhluk spiritual, juga antara makhluk individu dan makhluk sosial. Manusia di utus ke dunia untuk menjadi rahmatan lil alamin bagi bumi dan alam semesta.

b.         Kebudayaan
Pengertian Kebudayaan secara umum adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks. Diantaranya mencakup pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat, kecakapan, dan kebiasaan.  
Kata budaya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai pikiran, akal budi atau adat-istiadat. Secara tata bahasa, pengertian kebudayaan diturunkan dari kata budaya yang merujuk pada pola pikir manusia. Jadi kebudayaan sendiri bisa diartikan juga sebagai segala hal yang berkaitan dengan akal atau pikiran manusia, yang berupa pola pikir, perilaku serta karya fisik sekelompok manusia.

2.         Pengaruh Budaya Terhadap Masyarakat
Kebudayaan mempunyai fungsi yang sangat besar bagi masyarakat. Berbagai macam kekuatan yang harus dihadapi masyarakat seperti kekuatan alam, maupun kekuatan-kekuatan lainnya di dalam masyarakat itu sendiri tidak selalu baik baginya. Selain itu, setiap manusia dalam masyarakat  memerlukan juga kepuasan, baik di bidang spiritual maupun material. Kebutuhan-kebutuhan masyarakat tersebut di atas untuk sebagai besar dipenuhi oleh kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri. Dikatakan sebagian besar karena kemampuan manusia terbatas, sehingga kemampuan kebudayaan yang merupakan hasil ciptaannya juga terbatas di dalam memenuhi segala kebutuhan.

Fungsi kebudayaan pada hakikatnya adalah untuk mengatur agar manusia dapat mengerti satu sama lainnya, bagaimana manusia bertindak dan bagaimana manusia itu berbuat untuk kebaikan bersama. Jadi pada intinya kebudayaan ini sebagai cerminan kehidupan manusia, jika suatu masyarakat memegang teguh kebudayaannya maka akan tercipta kehidupan yang harmonis.
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.

Pengaruh budaya terhadap masyarakat bisa di lihat dari beberapa hal. Diantaranya yaitu : pakaian, kesenian, bahasa daerah dan cara berkomunikasi. Pakaian yang dikenakan di daerah yang dingin seperti kutub utara mempunyai perbedaan dengan yang di daerah tropis. Kesenian pun demikian pula, lingkungan yang berlainan menghasilkan ragam seni yang beraneka jenisnya.

Hal yang sangat terlihat jelas dalam melihat pengaruh budaya terhadap masyarakat adalah mengenai bahasa dan cara berkomunikasi. Bahasa di lingkungan tertentu sangat mudah mengalami perubahan akibat meniru-niru di televisi dan media sosial. Contohnya seperti bahasa gaul yang sedang menjadi trend di kalangan anak muda saat ini.

3.         Faktor-Faktor Hubungan Antara Manusia dan Kebudayaan
Faktor-faktor hubungan antara manusia dan kebudayaan dapat di bedakan dalam beberapa hal, diantaranya adalah:
1)  Kebudayaan ditinjau atas dasar faktor kedaerahan.
Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda marga. Apabila yang menikah adalah orang yang bukan dari suku Batak maka dia harus di adopsi oleh salah satu marga Batak yang lain.

2)  Kebudayaan ditinjau atas dasar perbedaan wilayah kota dan desa.
Di kehidupan kota, karakter masyarakatnya bersifat rasional. Sedangkan di desa masih banyak yang melakukan kegiatan yang bersifat ritual seperti pada masa kelahiran, pernikahan, dan kematian. Contohnya tradisi brokohan saat kelahiran bayi dan tradisi selapanan yaitu upacara pemberian nama bayi saat berumur 35 hari.

3)  Kebudayaan ditinjau atas dasar perbedaan kelas sosial.
Perbedaan kelas sosial terjadi karena kekayaan/ penghasilan, pekerjaan, pendidikan, dan kekuasaan. Hal tersebut menyebabkan perbedaan kebudayaan cara berpakaian, etika, pergaulan, dan bahasa sehari-hari. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.

4)  Kebudayaan ditinjau atas dasar agama.
Faktor agama adalah faktor yang paling mempengaruhi norma dan nilai kebudayaan. Karena di setiap agama memiliki perbedaan pantangan dan ibadahnya. Contohnya adalah di dalam agama Islam alkohol dan daging babi itu haram, tetapi di agama lain tidak.

5)  Kebudayaan ditinjau berdasarkan profesi.
Seseorang yang bekerja di pasar mempunyai kepribadian berbudaya yang berbeda dengan yang bekerja di perkantoran. Di pasar interaksi sosial lebih terasa dan lebih intens karena pertemuan yang lebih sering dengan orang lain. Hal tersebut berpengaruh terhadap perilaku kebudayaan orang tersebut.

Daftar Pustaka
http://kompasiana.com//2014/05/konsep-manusia-dalam-pandangan-islam.html
http://artikelsiana.com//2015/02/pengertian-kebudayaan-definisi-para-ahli.html

http://referensimakalah.com//2012/11/pengertian-budaya-dan-kebudayaan.html